• Jam Buka Toko: 06.00 s/d 22.00
  • Status Order
  • Tlp: 081279277228
  • SMS/WA: 082117171730
  • Line : @aklkopi
  • BBM : AKLKOPI
  • cs@aklstore.id
Terpopuler:

Asal Mula Kopi Sampai Ada Di Negara Dunia Yang Begitu Populer

03 Juni 2018 - Kategori Blog

asal mula kopi

PENGERTIAN KOPI

Asal mula kopi dari histori bahasa diambil dari bahasa Arab yaitu Qohwah, kalimat tersebut berasal dari kata quwwah yang artinya kekuatan. Karena efek kopi menyebabkan bertambahnya kekuatan tubuh, penjagaan dan semangat maka dikatakan quwwah menjadi Qohwah. Kopi memang sebuah minuman dari proses olah dan ekstraksi biji kopi.

Rasa dan aroma dalam kopi itulah yang sering dinikmati para peminumnya. Namun sebenarnya lebih dari sekedar itu kopi ditemukan banyak sekali manfaatnya bagi tubuh seperti kanker, batu empedu, diabetes dan penyakit yang berhubungan dengan darah lainnya.

Legenda yang paling masyhur ditemukannya kopi dari seorang gembala bernama Kaldi. Walaupun masih terbilang mitos namun cerita ini menjadi awalan pemersatu latar belakang sejarah ditemukannya tanaman ajaib ini yang diklaim banyak negara.

Kisah Seorang Gembala dan Buah Merah Ajaib

Dikisahkan sekitar abad ke-3 ada seorang penggembala di dataran Ethiopia bernama Kaldi. Seorang penggembala yang giat, baik dan bertanggung jawab terhadap peliharaanya. Suatu hari kambing-kambing gembalaan Kaldi hilang yang membuat dia mencari sebab tersebut. Bukannya mendapatkan gembala seperti biasanya, saat itu kambing-kambing bertingkah laku sangat aneh sehingga membuatnya bingung. Kaldi terheran-heran melihat gembalanya berloncat-loncatan seperti mendapatkan keriangan yang luar biasa atau seperti mabuk.

Dia mencari tahu lantaran gembalanya agaknya berloncat-loncatan. Kaldi melihat ada beberapa buah beri merah yang ada disemak-semak. Ternyata beri-beri tersebut dimakan oleh kambing-kambingnya. Mengikuti rasa penasarannya, Kaldi akhirnya memakan juga biji-biji tersebut. Dalam beberapa saat setelahnya si penggembala kaldi juga berlari-lari dengan riangnya sama seperti yang dilakukan gembala-gembalanya. Di sinilah asal mula kopi berawal

Garis Waktu Asal Mula Kopi

Berlalu ribuan tahun sejarah kopi tercatat.

1000 SM: Pedagang Arab membawa biji kopi masuk ke dataran Timur Tengah untuk membudidayakannya pada pertama kali dalam sejarah

1453: Di daerah Konstantinopel Ottoman Turki mengenalkan minuman kopi dan pada tahun 1475 membuka kedai kopi pertama di dunia bernama Kiva Han

1511: Ada aksi Khait Beg yang ingin melarang peredaraan kopi, namun Sultan Mekah menindak lanjutinya dengan menganggap kopi sebagai minuman yang suci.

1600: Sempat timbul perdebatan sebelumnya karena minuman kopi berasal dari imperium Ottoman yang tidak seagama dengan Kristiani. Namun Paus Clement VIII menepisnya dengan mengizinkan umat kristiani mengkonsumsi kopi. Di tahun ini akhirnya kopi masuk ke dataran Italia.

1607: Ketika Kapten John Smith bertugas untuk menemukan koloni Virginia di Jamestown, beliau memperkenalkan minuman kopi ke penduduk Amerika Utara.

1645: Italia membuka kedai kopi untuk pertama kalinya.

1652: Inggris mengikuti untuk membuka kedai kopi pertama sampai menjamur ke berbagai pelosok di setiap daerah

1668: Kopi menjadi minuman favorit pengganti bir di New York.

1672: Paris mengikuti untuk membuka kedai kopi pertama kalinya

1675:

Ketika tarjadi perang di Viena seorang bernama Franz Georf  Kolschitzky mengklaim penemuan biji kopinya sebagai hadiah peperangan. Akhirnya dia membuka kedai kopi di kawasan Eropa Tengah dan menjual minuman kopi tanpa ampas, diberi pemanis dan susu segar.

1690: Belanda tertarik terhadap komoditi kopi dan membudidayakan biji kopi secara komersial di Ceylon dan Java. Budidaya tersebut berhasil dan belanda mendistribusikannya ke manca negara.

1714: Belanda menyuguhkan biji kopi kepada Raja Perancis XIV namun berhasil dicuri oleh Gabriel Mathieu do Clieu kemudian menamanya di Martinik. Asal mula kopi negara Martinik saat ini menjadi sumber dari 90% jenis tanaman kopi yang ada di dunia.

1721: Berlin membuka kedai kopi untuk pertama kalinya

1727: Letnan Kolonel Fransisco de Melo Palheta mempelopori industri kopi di Brazil.

1775: Sang Fredrick dari Prusia tiba-tiba memblok semua import kopi mentah yang kemudian banyak masyarakat segera mengecam perbuatannya tersebut.

1900: Hill Bros, sebuah perusahaan yang mulai mengomersialkan minuman kopi kalengan.

1901: Kopi instant berhasil diproduksi oleh Satori kato

1903: Sebuah produk dengan nama Sanka di Amerika Serikat yang memisahkan kafein dari biji kopi dikenal dengan Decaf Coffee. Kopi decaf tersebut ditemukan oleh seorang bernama Ludwig Roselius, berasal dari keturunan German.

1920: Semakin tingginya permintaan kopi di Amerika Serikat dan penjualan pun semakin meningkat tajam.

1938: Nescafe produk dari perusahaan Nestle mulai dikomersilkan di Swiss.

1946: Kopi Moccacino berhasil dibuat untuk pertama kalinya oleh Achiller Gaggia.

Benua Afrika Menjadi Permulaan

Sekitar tahun 800 SM era penemuan biji kopi dimulai. Banyak orang di benua Afrika pada saat itu terutama bangsa Etiopia hobi mengkonsumsi biji kopi yang dicampur dengan lemak hewan dan anggur. Hal tersebut dilakukan mereka agar dapat memenuhi kebutuhan protein dan energi tubuh.

Terus berkembangnya kebiasaan ini hingga menyebar ke berbagai kawasan di negara Afrika. Akan tetapi saat itu penyajiannya masih menggunakan cara konvensional. Sampai beberapa ratus tahun kemudian berada di Arab dengan metode penyajian yang lebih maju. Biji-biji kopi tersebut dibawa melewati laut merah untuk ke kawasan Arab.

Populer Lewat Pedagang Arab

Bangsa Arab yang memiliki peradaban lebih maju daripada Afrika ketika itu tidak hanya memasak biji kopi namun direbus untuk diambil sarinya. Akhirnya pada abad k1-13 banyak kaum Muslim mengkonsumsi minuman kopi agar dapat beribadah di malam hari. Kepopuleran kopi diiringi dengan meningkatnya penyebaran agama Islam ketika itu hingga mencapai daerah Afrika Ytara, Mediterania dan India.

Bangsa Arab tidak meberikan adanya budidaya tanaman kopi di luar kawasan Arab, mereka selalu mengekspor biji kopi yang infertil (tidak subur). Biji-biji kopi tersebut dimasak dan dikeringkan terlebih dahulu sehingga tidak mungkin bisa dijadikan pembudidayaan. Barulah ketika tahun 1600an seorang penziarah India bernama Baba Budan diam-diam membawa biji kopi fertil keluar dari Mekkah dan menanamnya di berbagai daerah di luar kawasan Arab.

Dari berbagai runutan sejarah baik legenda ataupun klaim berbagai pihak, mau tidak mau tercatat komersial kopi pertama kali pada abad ke-15 di Arab. Waktu yang punya rentan sangat panjang perdagangan komoditi berkelas tersebut dijaga begitu ketat. Para petani Arab pun berusah dengan beragam cara agar dapat menghentikan upaya negara lain memperoleh biji kopi mereka. Seiring berjalannya waktu, minuman kopi yang dikenal sebagai “anggur arab” menyebar ke daerah Aden, Mesir, Suriah serta Turki.

Keluar dari dunisa Muslim, kopi tersebar ke Eropa. Pada abad 17 lah minuman ini menjadi populer. Belanda merupakan orang yang pertama kali mengimpor kopi dalam skala besar ke Eropa. Pada tahun 1690 belanda sempat menyelundupkan biji mentahnya karena tanaman kopi tidak diizinkan keluar kawasan Arab. Belanda untuk kemudian melanjutkan penanaman kopi di daerah Jawa.

Bersambung ke cerita di Eropa

Meskipun pada abad ke-10 masyarakat Italia sudah mengenal kopi, namun baru dibuka kedai kopi pertama Botega Delcafe pada tahun 1645. Saat itu kedai kopi di negeri pizza tersebut menjadi pusat pertemuan para cendekiawan. London, merupakan kota terdapat Coffee House pertama di George Yard, Lombat Street dan di Paris, kedai kopi baru dibuka pada tahun 1671 di Saint German Fair.

Pada abad 18 kawasan Amerika Tengah dan Amerika Selatan diperkenalkan tentang kopi oleh para pedagang serta kolonis. Daratan Amerika tengah dan selatan ternyata mempunyai lingkungan alam yang alami sehingga menjadi tempat yang tepat menanam kopi. Perkebunan kopi di kawasan tersebut dapat tumbuh menyebar dengan cepat.

Di Amerika sendiri kopi menjadi menu utama setiap makan pagi bahkan kopi dijadikan minuman nasional Amerika Serikat. Padahal pada awalnya tidak sesukses seperti di Eropa karena dianggap kopi kurang bisa menggantikan alkohol. Kopi ketika mencapai dalam koloni Amerika aru meningkat ketika perang revolusi. Permintaan terhadap kopi saat itu menjadi kian tinggi, sampai-sampai para distributor harus membuka cadangan baru dan menaikkan harga. Pedagang Inggris rela untuk menurunkan persediaan teh dan menggantikan kopi yang harganya kian dramatis.

Kopi Menjadi Minuman Yang Dilarang

Cerita pahit tentang kopi yang paling digemari penduduk bumi adalah ketika masa-masa kopi menjadi produk yang dilarang kehadirannya. Sekitar tahun 1511, disimpulkan bahwa adanya efek rangsangan yang ditimbulkan sehingga diharamkan oleh para Imam di Mekah, Arab Saudi. Larangan para Imam konservatif dan ortodoks di majelis keagamaan tersebut akhirnya dihilangkan pada tahun 1524 atas perintah Sultan Selim I. Begitupun di Kairo, Mesir larangan terhadap kopi disahkan pada tahun 1532 sehingga banyak kedai dan gudang kopi ditutup.

Satu abad kemudian tepatnya tahun 1656, Wazir dari kerajaan Utsmaniyah juga mengeluarkan larangan untuk membuka usaha dan kedai kopi. Hukuman cambuk pun sampai diterapkan kepada orang-orang yang mengkonsumsi kopi. Namun lambat laun berganti tahun pelarangan minum kopi di timur tengah menjadi lemah. Sampai ketika datang istilah jika sampai seorang suami melarang istrinya minum kopi, istri tersebut bisa memakainya untuk alasan meminta cerai.

Tidak hanya kawasan timur tengah, pun di Italia para pendeta melarang umatnya minum kopi. Karena para sultan dari umat muslim memberikan minuman kopi untuk menggantikan anggur. Para pendeta menganggap kopi menjadi Komoditas Politik kaum muslim dalam upaya menggeser kepopuleran anggur yang sejak lawas identik dengan kaum katolik. Selain melarang, para pendeta katolik menetapkan hukuman kepada orang-orang peminum kopi.

Di Rusia juga berlaku pelarangan terhadap kopi namun bersifat diskriminatif. Seorang Raja Fredrick Agung tahun 1777 hanya membolehkan kopi untuk kalangan atas. Orang kalangan atas dan kelas bangsawan menganggap kopi sebagai minuman bergengsi. Dengan demikian pelarangan kopi terhadap orang-orang bawah dan lemah ditunjukkan demi menjaga kearistokratan kopi.

Asal Mula Kopi di Indonesia

Kedudukan pemerintah Belanda di Indonesia sangat berperan terhadap asal mula kopi di Indonesia. Kopi diperkenalkan di Indonesia melalui Sri Lanka. Pertama kali pemerintah Belanda menanam kopi di daerah sekitar Batavia (Jakarta), Sukabumi dan Bogor. Tanaman kopi juga dibudidayakan di daerah Jawa Timur, Jawa tengah, Jawa Barat, Sumatera dan Sulawesi. Namun pada permulaan abad ke 20 perkebunan kopi di Indonesia olahan Belanda musnah terserang hama pada seluruh tanaman kopi. Kopi yang tidak terserang hama  adalah kopi Arabika yang ditanam di Timor dan Flores. Kedua pulau yang menjadi perkebunan kopi tersebut dinaungi oleh pemerintahan bangsa Portugis.

Menurut sejarah, pemerintah Belanda menanggulangi hama tersebut dengan menanam kopi varietas Liberika. Varietas ini kurang begitu diminati dan populer hingga akhirnya juga sama-sama terserang hama. Di daerah Jawa kopi Liberika masih dapat ditemui walaupun tidak dijadikan sebagai bahan produksi komersial. Ukuran biji kopi Liberika lebih besar dari kopi arabika dan robusta.

Sebelum Perang Dunia ke II, kopi, gula, merica, teh dan tembakau diangkut melalui jalur rel kereta api ke Semarang. Bahan-bahan tersebut untuk kemudian diangkut dengan kapal laut. Umumnya kopi yang ditanam di Jawa Tengah adalah varietas Arabika, sedangkan di Jawa Timur umumnya asal mula kopi Robusta (Kayu Mas, Blewan, & Jampit). Kopi Robusta bisa tumbuh di daerah rendah, sedangkan Arabika tumbuh di daerah tinggi.

Kejadian sejarah yang berperan penting bagi kopi di Indonesia adalah bencana alam, perang dunia II dan perjuangan kemerdekaan.

Kini Kopi menjadi minuman ke-2 yang dikonsumsi di seluruh dunia.

Penduduk yang mengkonsumsi paling tinggi perkapitanya adalah Finlandia. Rata-rata konsumsi orang-orang di negara tersebut 1400 cangkir per orang setiap tahunnya.

Kopi adalah komoditi terbesar kedua paling banyak diperdagangkan setelah minyak bumi. Tercatat Sekitar 6,7 juta ton kopi diproduksi dalam rentang tahun 1998-2000 saja.

Asal mula kopi seorang pedagang dari Venesia membawa masuk ke Eropa secara resmi pada tahun 1615. Didapatkannya biji-biji kopi tersebut dari orang berkebangsaan Turki. Mulai sejak saat itu Eropa mulai membudidayakannya agar pasokan bisa memenuhi kebutuhan pasar.

Negara belanda menjadi salah satu negara Eropa pertama yang berhasil membudidayakannya pada tahun 1616. Biji kopi untuk kemudian di bawa ke pulau kawa dan dibudidayakan secara besar-besaran di negara Indonesia yang masih menjadi negara jajahan.

Go To Coffee Shop